Sebagai subyek, setiap orang pasti membangun relasi dalam kehidupan sosialnya. Secara khusus relasi dua subyek yang didasarkan pada hubungan timbal balik yang membentuk persahabatan antara keduanya. Sahabat dalam virtual dan sahabat secara langsung keduanya berbeda. Fokus studi ini ialah menemukan makna sahabat yang dimiliki oleh orang muda dalam masa pandemi, secara khusus mereka yang bertemu melalui virtual. Relasi antar dua subyek pun mengalami perbedaan makna dari sebelum pandemi dengan masa pandemi ini. Studi penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Tinjauan penelitian ini menggunakan filsafat relasionalitas Armada Riyanto. Temuan dalam studi ini ialah adanya perbedaan antara makna sahabat secara real yang dialami sebelum masa pandemi dengan persahabatan yang terjadi selama masa pandemi ini. Aku dengan liyan yang memiliki relasi sebagai sahabat tidak bertemu secara langsung, melainkan terbatas di dunia virtual. Makna persahabatan menjadi berbeda saat dua pribadi bertemu secara langsung dan secara virtual.
Copyrights © 2022