Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)

Risiko Politik Identitas Terhadap Pluralisme Di Indonesia

Junaidin Basri (Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Musaddadiyah Garut Jawa barat)
Syakira Ainun Nisa Basri (UIN Bandung)
Irma Indriyani (UIN Bandung)



Article Info

Publish Date
05 Apr 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran risiko yang terjadi ketika politik identitas berkembang di Indonesia. Untuk mweujudkan tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Politik identitas adalah politik yang pada dasarnya menganut persamaan identitas untuk menaikkan derajat suatu kelompok karena adanya rasa tidak berharga, politik ini telah mengalami perkembangan yang sebelumnya mengangkat derajat kelompok tertentu menjadi alat politik yang ditunggangi. oleh elit politik untuk keuntungan pribadi dan untuk mendapatkan suara pada saat pemilu, sedangkan Pluralisme adalah kondisi masyarakat yang dapat hidup berdampingan dalam masyarakat yang beragam sehingga masyarakat dapat hidup rukun. Pluralisme dalam suatu bangsa cukup penting, terutama di wilayah yang multi etnis, agama, ras, dan antar golongan agar dapat hidup berdampingan satu sama lain, sedangkan risiko yang dapat ditimbulkan dari politik identitas menuju pluralisme adalah hilangnya atau memudarnya pluralisme itu sendiri. menimbulkan risiko lain, seperti hilangnya toleransi antar masyarakat, dapat menimbulkan kekerasan fisik maupun non fisik, munculnya gerakan disintegrasi rumah tangga, dan risiko terburuk adalah kehancuran suatu negara.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

al-qalam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. ...