Ilmu keperawatan terus mengalami pembaharuan sehingga mahasiswa harus menyesuaikan diri terhadap perubahan dinamis yang terjadi. Banyaknya materi pelajaran yang harus dikuasai dalam waktu singkat disiasati dengan mengerjakan tugas secara berkelompok, tugas makalah, hafalan dan praktikum yang seluruhnya harus diselesaikan tepat waktu sesuai durasi masa kuliah untuk jenjang diploma III. Ekspektasi untuk menjadi sukses secara akademik dan tuntutan lulus uji kompetensi dapat menyebabkan stres, kecemasan dan depresi pada mahasiswa. Metode menulis ekspresif dapat mengurangi tingkat depresi, kecemasan dan stres pada mahasiswa keperawatan sehingga proses belajar selama masa kuliah menjadi efektif dan menyenangkan. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan menggunakan satu kelompok subyek penelitian, melibatkan satu kelompok responden. Sebelum diberi perlakuan, dilakukan pengukuran tingkat depresi, kecemasan dan stres pada responden menggunakan alat ukur Depression Anxiety Stres Scale (DASS) questionarre 42 item, setelah itu responden melakukan menulis ekspresif selama empat hari, lalu satu bulan kemudian dilakukan pengukuran tingkat depresi, kecemasan dan stres menggunakan DASS 42 kuesioner untuk melihat perubahan tingkat stres akademik pada responden. Uji statistik menggunakan program SPSS paired-t test. Menulis ekspresif secara signifikan dapat menurunkan tingkat stres, kecemasan dan depresi yang dialami responden dengan nilai signifikan .000. Penggunaan metode menulis ekspresif dapat meningkatkan emosi positif dalam diri responden.
Copyrights © 2022