Aquaponik adalah salah satu solusi bagi masyarakat didaerah perkotaan yang lahannya sempit. Saat ini system aquaponik banyak diterapkan oleh petani karena mempunyai banyak keuntungan dan kelebihan. Aquaponik merupakan kombinasi antara budidaya ikan dan budidaya hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman dan kepadatan ikan yang tepat dibudidayakan secara aquaponik. Penelitian ini berlangsung dari Januari hingga April 2018. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan Rancangan Faktoial Dua Faktor dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan. Adapun faktor pertama yaitu jenis tanaman terdiri 2 taraf; (A1) = Sawi dan (A2) = Selada. Faktor kedua adalah padat tebar ikan mas terdiri dari 3 taraf; (B0) = tanpa ikan (control); (B2) = 3 ekor; (B3) = 6 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis tanaman sawi dengan kepadatan 6 ekor ikan (A1B2) memberikan luas daun terbesar yaitu 43,09 cm2 dan volume akar terbesar yaitu (330,00 mL). Pertambahan bobot harian terberat adalah perlakuan sawi dengan 6 ekor ikan (2,74 g). Hasil pengamatan DO (oksigen terlarut) dan Amoniak (NH3) pada kolam ikan menununjukkan hasil yang normal dimana Oksigen terlarut berada dikisaran 1,28 ppm – hingga 4,48 ppm sedang amoniak berada antara 0,002 – 0,017. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlakuan dua jenis tanaman dan kepadatan ikan memberi pengaruh nyata terhadap tanaman sawi yang terintegrasi dengan ikan mas pada sistem akuaponik.
Copyrights © 2022