ESA
Vol 4 No 1 (2022): FEBRUARI

PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIQ MELALUI PENDAYAGUNAAN ZAKAT, INFAK, DAN SHADAQAH DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Eko Raharto (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso)
Izzah Dienillah (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2022

Abstract

Pada penelitian ini memfokuskan pada pemberdayaan9ekonomi mustahiq yang dilakukan LAZIS Sabilillah Kota Malang dalam perspektif Islam. Pemberdayaan merupakan upaya pengentasan kemiskinan dan memberdayakan ekonomi mustahiq melalui pemberian pinjaman modal dan pendampingan usaha. LAZIS Sabilillah membuat beberapa kriteria dalam menentukan anggota bina usaha yaitu sebagai berikut; (1) keluarga mustahiq kategori fakir-miskin, (2) tingkat keaktifan mengikuti kegiatan LAZIS Sabilillah minimal 3 bulan, dan (3) mengukur tingkat kesalehan ibadah wajib anggota keluarga calon anggota bina usaha. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mengalisa deskripsi pemberdayaan ekonomi bina usaha dan implikasinya bagi para mustahiq melalui pendayagunaan dana zakat, infak dan shadaqah di LAZIS Sabilillah Kota Malang. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif jenis studi kasus dengan wawancara mendalam untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas. Dari jumlah 18 mustahiq yang menjadi anggota bina usaha, ditentukan 5 orang mustahiq sebagai informan, dengan asumsi informan tersebut cukup untuk mendeskripsikan pemberdayaan7ekonomi bina usaha yang ada di LAZIS Sabilillah. Dari hasil+penelitian ini dapat dilihat gambaran pemberdayaan4ekonomi mustahiq yang dilakukan LAZIS Sabilillah dalam bentuk pemberian pinjaman modal dan pendampingan usaha. Sumber dana pinjaman tersebut yaitu dana yang berasal dari dana zakat murni, sementara dana infak dan shadaqah digunakan untuk pendanaan kegiatan sosial dan keagamaan, operasional pengurus dan pengelolaan LAZIS Sabilillah. Dari kegiatan pemberdayaan yang sudah dilakukan belum egektif dan tidak berdampak signifikan terhadap usaha para mustahiq, karena baru 40 persen yang mengalami peningkatan pendapatan penghasilan dan perbaikan kondisi ekonominya. Sebagaimana implikasi penelitian ini bahwa para anggota bina usaha menganggap LAZIS Sabilillah belum maksimal melakukan pendampingan manajemen usaha, bimbingan (monitoring) dan pelatihan usaha, sehingga berdampak terhadap tidak berkembangnya usaha anggota bina usaha LAZIS Sabilillah

Copyrights © 2022






Journal Info
ESA

Abbrev

esa

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

FOCUS AND SCOPE The articles of Journal ESA is focus on any articles dealing with Sharia Economic either in forms of conceptual ideas, literature studies, or research results from various perspectives. 1. Islamic business ethics, 2. Islamic entrepreneurship, business, and Tourism 3. Management of ...