ABSTRAK Kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru yang lebih sehat dan bersih terutama perilaku pencegahan Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan agar dapat beraktivitas kembali. Kota Bengkulu merupakan wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Provinsi Bengkulu yaitu mencapai sebanyak 9.004 per 21 Oktober 2021 dengan tingkat kepatuhan penerapan prokes Covid-19 untuk menjaga jarak minimal dua meter hanya sebesar 50,5%. Tujuan penelitian untuk menganalisis determinan perilaku pencegahan Covid-19 pada masyarakat Kota Bengkulu. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cros sectional, sampel sebanyak 146 responden dengan teknik simple random sampling.Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang dibuat dalam bentuk Google Form dan disebarkan menggunakan media sosial yaitu Whatsapp. Analisis data penelitian berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-quare. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan Covid-19 (p = 0.000) dan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p = 0.747) serta dukungan keluarga (1.000) dengan perilaku pencegahan Covid-19. Untuk mewujudkan sikap yang baik dalam penerapan upaya pencegahan Covid-19 perlu didukung oleh pengetahuan dan keterlibatan keluarga, untuk itu melibatkan peran tokoh masyarakat dalam mensosialisasikan prokes Covid-19 penting untuk dilakukan guna peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat agar mampu melindungi dirinya, keluarga dan lingkungan sekitar dari risiko penularan Covid-19 melalui penerapan perilaku pencegahan Covid-19. Kata kunci: Determinan Perilaku, Pencegahan Covid-19
Copyrights © 2022