Pandemi COVID-19 membawa berbagai perubahan pada kehidupan masyarakat sehari-hari termasuk dalam menjalani pendidikan. Namun, pemerintah di Indonesia sudah merencanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka (PTM), sedangkan potensi penyebaran COVID-19 masih tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan antara mahasiswa medis dan non-medis terhadap pencegahan penyebaran COVID-19. Penelitian observasional analitik yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Pengambilan data dilakukan kepada 197 responden dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 yang disebarkan kepada kedua kelompok responden secara daring. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran sikap dan pengetahuan terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 kedua kelompok responden adalah baik dengan nilai rata-rata tingkat pengetahuan mahasiswa medis sebesar 8,2 dan mahasiswa non-medis sebesar 7,8, sedangkan untuk nilai rata-rata sikap mahasiswa medis didapatkan 78 dan mahasiswa non-medis sebesar 79. Untuk nilai yang didapatkan dari hasil uji Mann Whitney pada tingkat pengetahuan adalah Nilai Signifikansi = 0,016, sedangkan untuk sikap adalah Nilai Signifikansi >0,05. Penelitian ini menunjukkan terdapat adanya perbedaan tingkat pengetahuan dan tidak terdapat adanya perbedaan sikap antara mahasiswa medis dan non-medis terhadap pencegahan penyebaran COVID-19. Kata kunci: perbedaan, pengetahuan, sikap, COVID-19, pencegahan penyebaran, mahasiswa medis dan non-medis
Copyrights © 2022