Jurnal Psikologi Indonesia
Vol 7, No 2 (2010)

AN INDIGENOUS PSYCHOLOGICAL STUDY ON ACHIEVEMENT AND FAILURE ATTRIBUTION AMONG HIGH SCHOOL AND UNIVERSITY STUDENTS: DOES SELF-SERVING BIAS APPLY IN INDONESIA?

Kurnianingsih, Sri ( Center for Indigenous & Cultural Psychology Faculty of Psychology Gadjah Mada University)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2010

Abstract

Dengan pendekatan indigenous psychology yang bersifat bottom-up, peneliti menguji universalitas teori selfservingbias dan menjelaskan bagaimana atribusi berlaku dalam konteks Indonesia, khususnya cara siswa danmahasiswa di Indonesia mengatribusikan prestasi dan kegagalan mereka. Data dikumpulkan dari 248 siswa SMP,473 siswa SMA, dan 296 mahasiswa S1 yang diminta untuk menjawab 2 pertanyaan open-ended questionnaires:(1) faktor apa yang paling berperan dalam pencapaian prestasi Anda? dan (2) faktor apa yang paling berpengaruhterhadap kegagalan Anda? Hasil tabulasi respon-respon subjek menunjukkan: untuk atribusi prestasi, tidak adarespon yang mengacu pada faktor-faktor internal; sementara untuk atribusi kegagalan, 61.9% siswa SMP, 61.95%siswa SMA, dan 61.15% mahasiswa S1 menyebutkan faktor-faktor internal (diri sendiri). Kedua temuan ini mengindikasikanbahwa atribusi prestasi dan kegagalan pada siswa dan mahasiswa di Indonesia memiliki karakteristikunik. Hasil penelitian ini mendemonstrasikan bahwa teori self-serving bias tidak sepenuhnya berlaku pada konteksIndonesia. Perspektif nilai-nilai budaya digunakan untuk menginterpretasi fakta empiris tersebut.Kata kunci: self-serving bias, indigenous psychology, siswa Indonesia.

Copyrights © 2010