Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Analisa Perhitungan Kredit Mikro Utama (KMU) dalam mempertimbangkan permohonan calon debitur pada PT Bank bjb Kantor Cabang Pembantu Cikalongwetan, Tbk. Metode analisa perhitungan yang digunakan adalah metode Installment to Disposible Income Ratio (IDIR). Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator dalam rasio IDIR saling mempengaruhi dalam menentukan layak atau tidaknya calon debitur untuk di biayai oleh pihak Bank dan memperoleh pinjaman yang diajukan. Berdasarkan kasus debitur X total IDIR berada pada angka 79,42% menunjukan bahwa angka tersebut tidak melebihi batas maksimum IDIR yakni 80%. Sedangkan berdasarkan kasus debitur Y dilihat dari nilai IDIR nya tidak sesuai dengan ketentuan karena, melebihi 80% yakni 1851,21%. Sehingga Bank memberikan rekomendasi dengan menurunkan plafon yang diajukan pemohon sehingga persentase yang diperoleh tidak melebihi batas maksimum 80%. Kata Kunci : Analisa, Kredit Mikro Utama (KMU), IDIR
Copyrights © 2022