JURNAL AGROHITA
Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI AKIBAT APLIKASI PUPUK BIOSLURRY PADA TIGA VARIETAS PADI DENGAN PEMBENAH TANAH DI JENIS TANAH MEDITERAN

Vivi Anisa (Universitas Diponegoro)
Sumarsono Sumarsono (Universitas Diponegoro)
Susilo Budiyanto (Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
25 Mar 2022

Abstract

Penelitian bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan dan produksi akibat dosis pupuk bioslurry yang berbeda pada tiga varietas padi dengan diberi dan tidak diberi pembenah tanah di tanah mediteran. Penelitian menggunakan split plot dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan. Petak utama ialah pembenah tanah (A) yaitu tanpa pembenah (A1) dan dengan pembenah (A2). Anak petak adalah varietas padi pada dosis pupuk bioslurry (B) yaitu kombinasi varietas Ciherang, IR64 dan Inpari 32 dengan masing-masing dosis bioslurry 125 kg N/ha, 1,5 x 125 kg N/ha dan 2 x125 kg N/ha. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, waktu muncul malai, jumlah malai per rumpun, jumlah bulir per malai, bobot segar dan kering tajuk, bobot segar gabah, bobot 1000 butir dan produksi hasil.Data diolah menggunakan analisis ragam untuk menguji pengaruh perlakuan.Apabila ada pengaruh nyata dilanjutkan dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pembenah tanah dan interaksinya dengan varietas padi pada dosis bioslurry (P<0,05) terhadap pertumbuhan dan produksi padi. Perlakuan varietas IR64 pada dosis bioslurry nyata (P<0,05) lebih tinggi dibanding verietas ciherang dan Inpari 32 terhadap waktu muncul malai, jumlah malai per rumpun, jumlah bulir per malai, dan bobot 1000 butir. Parameter waktu muncul malai, jumlah malai per rumpun dan jumlah bulir per malai pada dosis bioslurry 125 kg N/ha tiap varietas padi nyata (P<0,05) tertinggi, hasil tidak meningkat dengan peningkatan dosis 1,5 x 125 kg N/ha dan 2 x 125 kg N/ha. Perlakuan dengan pembenah tanah pada varietas IR64 menghasilkan pertumbuhan dan produksi padi tertinggi diikuti dengan varietas Ciherang dan Inpari 32, serta penggunaaan dosis bioslurry 125 kg N/ha sudah cukup untuk untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi.Produksi padi dengan dosis bioslurry 125 kg N/ha pada varietas IR64 yang mendapat pembenah tanah pada jenis tanah Mediteran.dapat mencapai 745 g/m2.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agrohita

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam ...