Busuk Buah kakao adalah salah satu penyakit penting yang disebabkan oleh jamur patogen Phythophthora palmivora. Pengendalian penyakit busuk buah kakao dapat menggunakan agensia hayati Bacillus sp. yang salah satu kandungannya adalah enzim ekstraseluler. Berdasarkan kemampuan yang dimiliki Bacillus sp. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Bacillus sp. dalam mengakibatkan malformasi hifa patogen Phytophthora palmivora. Bakteri Bacillus sp. yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bakteri Bacillus sp. koleksi Dra. Endang Triwahyu P., MSi yaitu isolat Ba-6, Ba-9, Ba-12, Ba-15, dan isolat Ba-17. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini yaitu pengambilan sampel buah kakao, isolasi dan pengamatan mikroskopis Phytophthora palmivora, peremajaan bakteri Bacillus sp., uji antagonisme, uji aktivitas enzim ekstraseluler Bacillus sp, dan pengamatan hifa patogen Phytophthora palmivora. Enzim ekstraseluler yang diamati yaitu enzim amilase, protease dan selulase. Perlakuan isolat Ba-6 dan Ba-9 menghasikan enzim amilase, protease dan seulase yang mengakibatkan hifa P. palmivora membengkok dan membengkak, isolat Ba-12 menghasilkan enzim protease yang mengakibatkan hifa P. palmivora memendek, membengak, dan terpotong, isolat Ba-15menghasikan enzim amilase, protease dan seulase yang mengakibatkan hifa P. palmivora memendek dan terpotong, isolat Ba-17 menghasikan enzim amilase dan protease yang mengakibatkan hifa P. palmivora membengkak namun jumlah hifa yang membengkak sedikit.
Copyrights © 2022