Penelitian ini dilaksanakan di desa Sei Kamah II Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian ±12 m diatas permukaan laut dengan topografi datar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksikacang hujau (Vigna radiataL) terhadap pemberian pupuk feses burung walet dan poc air kelapa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu :Faktor yang pertama adalah pengaruhdosis pupuk feses burung walet(W) dengan 4 taraf, yaitu : W0 = 0 g/plot, W1 = 250 g/plot, W2= 500 g/plot, W3 = 750 g/plot. Faktor yang kedua adalah pemberian pupuk organik cair (POC) air kelapa (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu :K0 : 0 L / l air, K1 : 2 L / l air, K2 : 4 L / l air. Parameter Pengamatan yang diamati : Tinggi Tanaman (cm), Jumlah cabang, Berat polong per tanaman sampel, Berat Polong per Plot dan Berat 100 Biji. Berdasarkan hasil analisis serta pembahasan yang telah di kemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Pemberian perlakuan pupuk feses burung walet menunjukan perlakuan terbaik pada dosis W3 (750 g/plot) menghasilkan tinggi tanaman yaitu 57.28 cm , jumlah cabang yaitu 9,67 cabang, berat polong pertanaman sampel yaitu 13.56 gram,berat polong per plot yaitu 23,89 gram, dan berat 100 biji 6,53 gram. Perlakuan air kelapa menunjukan pengaruh nyata pada perlakuan terbaik dosis K2 (4 L/plot) menghasilkan berat polong pertanaman sampel yaitu 12.92 gram, berat polong perplot yaitu 22,17 gram, dan berat 100 biji 6,41 gram. Pemberian pupuk feses burung walet dan air kelapa menunjukkan pengaruh tidak nyata di semua parameter amatan yang dilakukan Kata Kunci : Pupuk Feses Burung Walet, Pupuk Organik Cair Air Kelapa
Copyrights © 2022