Penyakit paru interstisial ditandai dengan inflamasi dan fibrosis interstitium paru, yang merupakan kerusakan dan/atau regenerasi pneumosit tipe II. Diagnosisnya membutuhkan HRCT (high resolution computed tomography), bronkoskopi, dan/atau biopsi paru yang cukup invasif. Krebs Von De Lungen-6 (KL-6), glikoprotein musinous dengan berat molekul 200 kD, yang disekresi oleh pneumosit tipe II dan sel-sel epitel bronkiolar sangat menjanjikan untuk dijadikan marker yang potensial dan kurang invasif bagi kelainan paru interstitial ini.
Copyrights © 2018