Limbah kulit buah-buahan dan nasi basi merupakan sumber mikroorganisme potensial yang dapat digunakan untuk pembuatan Mol (Mikroorganisme lokal) sebagai sumber bahan alternatif dalam pembuatan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pupuk cair dari kulit buah-buahan dan mol nasi, dan mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair terhadap pertumbuhan tanaman Capsicum frutescens dengan dosis yang berbeda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 18 perlakuan dengan konsentrasi yang berbeda. Parameter yang diamati yaitu kualitas pupuk cair apakah sudah sesuai standar dan pertumbuhan tanaman yang meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair belum memenuhi standar dilihat dari indikator pH yang terlalu asam dan ditemukan bakteri Escherichia coli pada beberapa sampel. Hasil analisis uji lanjut BNJ menunjukkan bahwa pemberian pupuk cair berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun dengan perlakuan terbaik P9A2
Copyrights © 2022