Pada tanggal 2 Maret 2020, kasus pertama COVID-19 terdeteksi di Indonesia; per tanggal 8 Mei 2020, ada 12.776 kasus dan 930 kematian dilaporkan terjadi di 34 provinsi. Pandemi ini telah menjadi ancaman signifikan bagi kesehatan fisik dan mental manusia dan secara dramatis mempengaruhi kehidupan sehari-hari dengan implikasi psikososial dalam skala global. Berbagai upaya untuk mengendalikan pandemi tersebut menimbulkan dampak signifikan di sektor ekonomi, kegiatan sehari-hari, dan seluruh aspek kehidupan anak. Penutupan sekolah dapat memperburuk kesenjangan akses pendidikan. Anak-anak menghadapi beragam kesulitan dalam mengakses dan mendapatkan pendidikan berkualitas, bahkan sejak sebelum pandemi. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri melalui program Pengabdian Masyarakat ini dapat ikut berkontribusi dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada anak-anak di sekolah dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa taman kanak-kanak tentang cuci tangan 6 langkah, pemakaian masker, dan handsanitizer. Melalui kegiatan simulasi ini anak sekolah dapat memperoleh pengetahuan dan teknik cuci tangan yang benar, memakai masker dengan benar, dan memakai handsanitizer dengan tepat. Simulasi ini diharapkan dapat menekan angka kejadian penularan COVID-19 dan penyakit pada anak sekolah seperti diare dan kecacingan akibat bakteri yang masuk ke dalam tubuh ketika anak tidak mencuci tangan.
Copyrights © 2022