Pandemi Covid-19 berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Pendidikan yang semula dilaksanakan tatap muka, kini hanya dilaksanakan melalui online yang berakibat pada kurangnya produktivitas siswa, terutama masa remaja yang dipandang sebagai masa pencarian jati diri. Dalam hal ini melalui kegiatan akademika KPM-DDR IAIN Ponorogo, dipilih lah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas remaja pada masa pandemi, yakni melalui pelatihan makrame menggunakan aset yang sudah ada. Penelitian pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan sejumlah remaja putri lingkungan Desa Ngrukem, Mlarak Ponorogo, dengan program utama pelatihan pembuatan berbagai karya seni makrame yang selanjutnya akan dipasarkan secara online dan offline. Dalam pelaksanaan pelatihan, antusiasme remaja cukup besar, mengingat karya seni makrame belum banyak diketahui. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa produktivitas remaja pada masa pandemi selama pelatihan makrame ini meningkat. Namun, perlu adanya evaluasi dan tindak lanjut untuk mendukung peningkatan ini.
Copyrights © 2022