Pendidikan merupakan hak bagi seluruh manyarakat Indonesia, di mana setiap warga wajib untuk memperoleh pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama. Banyak orang berkeinginan untuk dapat sekolah hingga tingakat tinggi. Namun hal tersebut tidak semua orang dapat rasakan. Salah satunya adalah pada anak di Desa Cikarageman, Kelurahan Setu, Bekasi. Kebanyaka anak-anak di sana putus sekolah karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan tinggi serta kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk bekerja membantu orang tuanya. Begitu pula yang terjadi pada siswa di Sekolah Masjid Indonesia (SMI) yang rata-rata merupakan anak yatim dan dhuafa. Latar belakang tersebut menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi belajar siswa SMI. Kebanyakan mereka tidak tahu ingin menjadi apa kelak ketika dewasa, dan masih bingung terkait cita-cita mereka. Hal ini juga dikarenakan belum tergalinya potensi siswa untuk dapat menentukan cita-cita mereka ke depannya. Oleh karena itu, berdasarkan diskusi yang dilakukan oleh tim bersama mitra, dibutuhkan pelatihan untuk dapat menggali potensi siswa dalam menentukan cita-cita sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar dan sekolahnya. Oleh karena itu, tim bertujuan untuk mengadakan pelatihan pembuatan pohon cita-cita untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, peserta menjadi mengenal potensi yang ada dalam dirinya untuk menentukan cita-citanya sehingga mampu meningkatkan motivasi belajarnya baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.
Copyrights © 2022