Hati (hepar) dikenal dengan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia, yang terletak dirongga perut sebelah kanan, dibawah diafragma. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai hepatoprotektor alami adalah umbi bawang dayak dan daun insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan daun insulin (Tithonia diversifolia) sebagai hepatoprotektif pada tikus putih dan pengaruh pemberian kombinasi ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan daun insulin (Tithonia diversifolia) sebagai hepatoprotektif pada tikus putih yang dipapar dengan parasetamol. Penelitian ini merupakan eksperimental, karena memberikan perlakuan pada subjek penelitiannya yakni tikus jantan yang dikelompokan menjadi 6 kelompok perlakuan. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan One Way ANOVA dan Post Hoc Multiple Comparison LSD. Reference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia) dengan dosis 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB memiliki efek hepatoprotektor terhadap hati tikus yang diinduksi parasetamol, akan tetapi efek yang diberikan belum mampu menyamakan dengan kontrol positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia) memiliki efek hepatoprotektor yang diinduksi dengan parasetamol pada dosis 500 mg/kg BB dan 300 mg/kgBB memiliki dosis yang lebih efektif dibandingkan dengan dosis 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB.
Copyrights © 2022