Pembicaraan tentang siapa dan bagaimana Ahli Kitab sebenarnya bukanlah persoalan yang baru dalam khazanah pemikiran para Islamisis dan sarjana Muslimin. Charis Waddy, sebagai misal, pernah mengekspresikan suatu harapan akan munculnya suatu studi tentang hubungan agama-agama dengan titik awalnya adalah konsep Ahli Kitab. Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh Edith S. Engel, John Barton dan Heilmen yang menelusuri sejarah tiga agama monotheistik (Yahudi, Kristen dan Islam) dengan semangat pencarian kedamaian yang lapang.
Copyrights © 1999