Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
Vol 18, No 1: Februari 2022

Analisis Sistem Seleksi Penerima Beasiswa Kurang Mampu Menggunakan Metode SAW Dan AHP (Studi Kasus: SD-IT Imam Syafii Sampit)

Muhammad Yunus (Universitas Darwan Ali)
Lukman Bachtiar (Universitas Darwan Ali)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2022

Abstract

Abstrak. Penetapan penerima beasiswa yang dilakukan dengan cara analisis langsung oleh manajemen Sekolah Dasar-IT Imam Syafii Sampit tanpa menggunakan teknologi komputasi dikhawatirkan akan menghasilkan keputusan yang tidak konsisten, terutama karena data-data calon penerima beasiswa (khususnya data kualitatif) mempunyai kemiripan antara satu dengan yang lainnya, dengan jumlah parameter yang cukup kompleks. Paper ini menyajikan perbandingan akurasi kinerja model Analitycal Hierarchy Process (AHP) murni dan Model Simple Additive Weighting (SAW) berbasis AHP dalam memprioritaskan calon penerima beasiswa, dengan asumsi patokan akurasi adalah Kebijakan Manajemen Sekolah. Lima sampel data calon penerima beasiswa, dengan empat parameter yang terdiri atas: status keberadaan orang tua, penghasilan penanggung keluarga, jumlah bersaudara, pekerjaan penanggung keluarga, diuji untuk menentukan model mana yang menghasilkan keputusan yang paling mendekati Kebijakan Manajemen Sekolah. Hasil uji menunjukkan model SAW memberikan rekomendasi yang lebih mendekati keputusan Manajemen Sekolah dari pada Model AHP murni.   Kata kunci: Penerima beasiswa; Prioritas; Simple Additive Weighting (SAW); Analitycal Hierarchy Process (AHP)  Abstract. The determination of scholarship recipients carried out using direct analysis techniques by the management of the Imam Syafii Sampit Integrated Islamic Elementary School without using computing technology is feared to result in inconsistent decisions, especially because the data on prospective scholarship recipients (especially qualitative data) have similarities between one and another. others, with a fairly complex number of parameters. This paper presents a comparison of the accuracy of the performance of the pure Analytical Hierarchy Process (AHP) model and the AHP-based Simple Additive Weighting (SAW) model in prioritizing scholarship recipients, assuming the accuracy benchmark is School Management Policy. Five data samples of prospective scholarship recipients, with four parameters consisting of: parental status, income of the family guarantor, number of siblings, occupation of the family guarantor, were tested to determine which model resulted in the closest decision to School Management Policy. The test results show that the SAW model provides recommendations that are closer to school management decisions than the pure AHP model.Keywords: Scholarship recipients; Priority; Simple Additive Weighting (SAW); Analytical Hierarchy Process (AHP)

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

progresif

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering

Description

Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang ...