Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja portofolio dinamis yang dibentuk antara bitcoin dengan saham LQ45 apakah memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan portofolio yang hanya dibentuk dari saham LQ45 saja. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder berupa time series yang diteliti pada masa pandemi covid-19 mulai 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2020. Data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah delapan saham. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode yang dapat mendukung korelasi dinamis pada aset dan kelainan dalam distribusi return saham yaitu DCC-GARCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bitcoin memiliki korelasi negatif dengan saham LQ45 sehingga dapat dijadikan sebagai aset lindung nilai. Pengukuran kinerja portofolio akan diukur berdasarkan Jensen Index, Treynor Index, Sharpe Index, Sortino Ratio dan Omega Ratio. Secara singkat, hasil dari pengukuran kinerja portofolio menyimpulkan bahwa dengan melibatkan bitcoin ke dalam pembentukan portofolio akan menghasilkan kinerja portofolio yang lebih baik.
Copyrights © 2022