Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)
VOLUME 9 ISSUE 2, 2021

Relationship of food consumption pattern with goiter incidence in farmers

Ahshaina Ramadhaningtiyas (Master’s Degree Program in Environmental Science, Graduate School, Universitas Sebelas Maret, Jalan Ir Sutami No. 36A Jebres, Surakarta)
Yulia Lanti Retno Dewi (Department of Nutrition, School of Medicine Universitas Sebelas Maret, Jalan Kolonel Sutarto Jebres, Surakarta)
Sugihardjo Sugihardjo (Department of Social Agricultural Economics, School of Agriculture Universitas Sebelas Maret, Jalan Ir Sutami No. 36A Jebres, Surakarta)



Article Info

Publish Date
22 Mar 2022

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) dapat menghambat peningkatan mutu sumber daya manusia. Penyebab kekurangan iodium yaitu rendahnya asupan iodium yang dapat menyebabkan ekskresi hormon tiroid tidak maksimal, paparan polusi lingkungan dan zat goitrogenik alami dalam bahan makanan. Keadaan alam di Kecamatan Kismantoro didominasi dengan tanah tegalan sebagai lahan bercocok tanam, sehingga sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan singkong menjadi tanaman yang paling banyak ditanam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi makanan sumber iodium dan sumber goitrogenik dengan kejadian gondok pada petani di Kecamatan Kismantoro.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Jumlah sampel 82 orang dengan perbandingan 1:1, 41 orang kelompok kasus (positif gondok) dan 41 orang kelompok kontrol (negatif gondok). Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuisioner dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Bahan makanan yang tercantum dalam FFQ ditentukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD) dengan kader kesehatan di Balai Desa Kecamatan Kismantoro. Data sekunder diambil dari data rekam medis Puskesmas Kecamatan Kismantoro. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square, fisher exact.Hasil: Pola konsumsi sumber goitrogenik yang berhubungan dengan kejadian gondok pada petani di Kecamatan Kismantoro adalah singkong (OR= 15,261; CI 95%= 3,242-71,835; p= 0,000) p < 0.05 , sawi (OR= 4,608; CI 95%= 1,494-14,213; p= 0,005), gatot (OR= 5,556; CI 95%= 1,923-16,046; p= 0,001), dan tape singkong (OR= 5,205; CI 95%= 2,031-13,337; p= 0,000). Sementara pola konsumsi makanan sumber iodium yang berhubugan dengan kejadian gondok pada petani yaitu ikan laut (OR= 0,078; CI 95%= 0,009-0,638; p= 0,004).Kesimpulan: Terdapat hubungan pola konsumsi makanan dengan kejadian gondok pada petani di Kecamatan Kismantoro. Makanan yang paling sering dikonsumsi oleh responden adalah singkong. Makanan sumber goitrogenik yang berhubungan dengan kejadian gondok adalah singkong, sawi, gatot dan tape singkong.KATA KUNCI: goitrogenik; gondok; Iodium, Kecamatan Kismantoro; pola makanan ABSTRACTBackground: Iodine Deficiency Disorders (IDD) are one of the public health problems that can hinder the quality of human resources. The causes of iodine deficiency are low intake of iodine, which can cause the excretion of thyroid hormones not maximal, exposure to environmental pollution, and natural goitrogenic substances in foodstuffs. The natural conditions in Kismantoro subdistrict are dominated moorland as farmland, so that most of the population livelihoods as farmers and cassava become the most widely planted cropsObjectives: This study aims to determine the relationship between iodine sources and goitrogenic sources with the incidence of goiter in farmers in the Kismantoro Subdistrict. Methods: This research is analytical observational research with a case-control design. The sample number of 82 people with a ratio of 1:1, 41 people case group (positive goiter) and 41 person control group (negative goiter). Data collection uses interviews with questionnaires and the Food Frequency Questionnaire (FFQ). The foodstuffs listed in the FFQ are determined by means of Focus Group Discussion (FGD) with health cadres at Kismantoro Subdistrict Village Hall. Secondary data are taken from the medical record data of Kismantoro Subdistrict Health Center. The sampling technique used is purposive sampling. Data analysis using chi-square statistical test, fisher exact.Results: The consumption pattern of goitrogenic sources related to the incidence of goiter in farmers in Kismantoro Subdistrict is cassava (OR= 15,261; CI 95%= 3,242-71,835; p= 0.000) p < 0.05 , mustard (OR= 4.608; CI 95%= 1,494-14,213; p= 0.005), gatot (OR= 5.556; CI 95%= 1.923-16.046; p= 0.001), and cassava tape (OR= 5,205; CI 95%= 2.031-13.337; p= 0.000). While the consumption pattern of iodine source food that is related to the incidence of goiter in farmers namely sea fish (OR= 0.078; CI 95%= 0.009-0.638; p= 0.004).Conclusions: There is a relationship of food consumption patterns with the incidence of goiter in farmers in Kismantoro Subdistrict. The food most often consumed by respondents was cassava. Food sources of goitrogenic sources associated with the occurrence of goiter are cassava, mustard, gatot and cassava tape.KEYWORDS: dietary patterns; goiter; goitrogenic; Iodium; Kismantoro Subdistrict

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

IJND

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health Other

Description

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) abbreviated IJND (p-ISSN 2303-3045 and e-ISSN 2503-183X) is a peer-reviewed scientific journal publishing updated research and non-research articles in the area of nutrition and dietetics. This journal is published ...