Pengembangan kawasan pertanian dengan korporasi petani dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan dari subsistem hulu hingga hilir untuk membantu meningkatkan nilai tambah dan daya saing wilayah serta komoditas pertanian untuk ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani mengikuti korporasi petani di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan yang merupakan salah satu daerah sentra produksi jagung di Provinsi Lampung. Survei dilakukan pada bulan Desember 2020. Penelitian ini memiliki sampel berjumlah 42 responden yang terdiri dari 21 petani korporasi dan 21 petani non korporasi. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini ialah analisis regresi logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan petani dipengaruhi oleh pendapatan, luas lahan, pendidikan petani, dan pengalaman berusahatani.
Copyrights © 2022