Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas daya hambat sari daun pegagan (Centella asiatica) dan sari daun beluntas (Pluchea indica Less) terhadap pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis. Masing-masing sebanyak 10.000 gr daun pegagan dan daun beluntas diekstraksi dan diproses dengan teknik maserasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan konsentrasi yang meliputi 20, 40, 60, 80, 100, dan 120mg/100ml dengan 4 kali ulangan. Masing-masing konsentrasi ditambahkan 1 mata ose suspensi bakteri M. tuberculosis. Hasil uji menunjukkan efektifitas antara sari daun pegagan dan sari daun beluntas berbeda signifikan (P
Copyrights © 2015