Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol. 8 No. 2 (2019)

GENDER, SIFAT MACHIAVELLIAN, INTENSI WHISTLEBLOWING UNTUK MENGURANGI KECURANGAN AKADEMIK: KOMPETENSI MORAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING

Rosalia Helena (Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga)
Ronny Prabowo (Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2019

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gender, sifat machiavellian, dan kompetensi moral sebagai variabel moderat terhadap intensi whistleblowing untuk meminimalisasi kecurangan akademik. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa akuntansi angkatan 2015-2017 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil uji secara parsial dan secara simultan. Secara simultan, variabel gender, sifat machiavellian dan kompetensi moral sebagai variabel moderat berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat intensi whistleblowing. Namun secara parsial variabel gender, sifat machiavellian dan kompetensi moral sebagai variabel moderating tidak menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap intensi whistleblowing. Sehingga ketiga variabel dalam penelitian ini di tolak.Kata kunci: gender, intensi whistleblowing, kecurangan akademik, kompetensi moral, sifat machiavellian

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JISH

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and ...