Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati
Vol 17, No 1 (2012): February 2012

Perbaikan Adaptasi Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Rendah Melalui Mutasi Induksi

Rati Riyati (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2012

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan keragamanan genetik tanaman gandum di Indonesia melalui teknik mutasi menggunakan sinar gamma dari Cobalt-60, dan menemukan galur gandum yang dapat dibudidayakan di dataran rendah. Penelitian lapangan dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Gadjah Mada, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada ketinggian  150 m dpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor. Faktor I adalah iradiasi sinar gamma yang terdiri atas 3 aras, yaitu D0 : Tanpa perlakuan iradiasi, D1: iradiasi 20 Krad, dan D2: iradiasi 30 Krad. Faktor II adalah tanaman M3 yang terdiri atas 4 aras, yaitu: V1=WL- 2265, V2=SA-75, V3=DWR -195, dan V4=PN-81. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan iradiasi sinar gamma dengan Cobalt-60 dapat meningkatkan keragaman genetik tanaman gandum di Indonesia dengan tetua WL-2265, SA-75, DWR-195, dan PN-81, sehingga dapat digunakan sebagai sumber genetik baru dalam program hibridisasi. Varietas WL-2265 dan DWR-195 yang diberi perlakuan iradiasi sinar gamma Cobalt-60 dengan dosis 20 krad maupun 30 krad dapat menghasilkan galur gandum yang mampu tumbuh di dataran rendah dengan hasil yang lebih baik daripada tanaman tetuanya.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

biota

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, kajian-kajian pustaka dan berita-berita terbaru tentang ilmu dan teknologi kehayatian (biologi, bioteknologi dan bidang ilmu yang terkait). Biota terbit pertama kali bulan Juli 1995 dengan ISSN ...