Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana eksistensi budaya ukiran proses sosialisasi pewarisan tradisi seni ukir yang berlangsung di kalangan keluarga pengrajin ukir kepada generasi muda serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam proses sosialisasi dan pewarisan tradisi seni ukir Jepara di kalangan generasi muda Desa Mulyoharjo Kecamatan Jepara. Waktu penelitian secara keseluruhan dilaksanakan pada Juni 2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dalah deskriptif-kualitatif, lokasi penelitian berada di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Sumber data terbagi menjadi dua data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara sebanyak 15 narasumber yang terdiri dari pengrajin ukir, generasi muda, tokoh masyarakat dan birokrat di Jepara, observasi dan dokumentasi lapangan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari artikel, jurnal, karya ilmiah maupun data statistik daerah. Hasil dari penelitian menunjukan adanya proses sosialisasi yang tidak sempurna dalam proses pewarisan tradisi seni ukir di Desa Mulyoharjo yang mengakibatkan terjadinya krisis regenerasi pengukir muda, hal ini juga berimbas pada eksistensi kearifan budaya ukir jepara yang mulai tergerus oleh zaman.
Copyrights © 2017