JURNAL FISIKA
Vol 10, No 2 (2020)

Kajian Kondisi Atmosfer dan Rekonstruksi Hujan Pada Kejadian Banjir di Lamandau Menggunakan Radar Cuaca Doppler C-Band

Putri, Deffi (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2020

Abstract

Gangguan cuaca merupakan kondisi dinamika udara yang secara cepat akan mengubah kondisi cuaca yang berbeda dari sebelumnya. Gangguan cuaca yang menyebabkan terjadinya hujan dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi yang mengakibatkan berbagai kerugian. Hujan yang terjadi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah pada 20 Juni 2020 telah mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah salah satunya kecamatan Lamandau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi atmosfer melalui data anomali suhu permukaan laut, mean sea level pressure, streamline dan moisture transport sedangkan kajian terhadap awan hujan dan curah hujan yang terjadi di wilayah penelitian memanfaatkan data radar cuaca Doppler C-Band. Gangguan cuaca yang memicu terjadinya cuaca buruk adalah peningkatan suhu permukaan laut yang didukung oleh adanya belokan angin disekitar wilayah kejadian. Awan penyebab hujan tumbuh mulai pukul 09.00 hingga 10.30 UTC dengan reflectivity maksimum mencapai 55 – 60 dBz yang terklasifikasi sebagai awan konvektif. Rekonstruksi QPE di wilayah penelitian menunjukan bahwa hujan terjadi dalam durasi 40 menit dengan intensitas puncak sebesar 55.2 mm/jam pukul 10.00 UTC.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jf

Publisher

Subject

Physics

Description

Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika ...