Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan prinsip kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh Najwa Shihab dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam talk show Mata Najwa. Pengumpulan data tersebut diperoleh dengan menggunakan metode simak dan diikuti dengan teknik lanjutan: teknik catat. Peneliti menemukan penggunaan serta pelanggaran prinsip kesantunan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, wujud penggunaan prinsip kesantunan berbahasa pada penelitian yang ditemukan yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kecocokan. Kedua, pelanggaran prinsip kesantunan yang ditemukan yaitu, pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, dan maksim kecocokan. The purpose of this study is to describe the use of language politeness principles conducted by Najwa Shihab with Jakarta Governor Anies Baswedan in talk show Mata Najwa. The data collection was obtained by using the method refer to and followed by advanced technique: record technique. Researchers found the use and violation of the principle of politeness. The results of this study are as follows. First, the form of the use of the principle of language politeness in the research found that is, maxim of wisdom, maxim of compatibility. Secondly, violations of the principle of politeness are found, namely maximizing wisdom, maximism, maxim of humility, and maxim of compatibility.
Copyrights © 2019