Modernisasi sekarang ini memiliki dampak negatif pada kekayaan ragam istiadat Indonesia, diantaranya tata rias pengantin Madura Lilin. Pemilihan tata rias pengantin dipengaruhi oleh adanya penerimaan. Penerimaan meliputi sikap, kepentingan, minat, pengalaman, dan harapan. Metode penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di masyarakat Kabupaten Sumenep dengan kriteria wanita yang sudah menikah umur diantara 17-30 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner pada masyarakat Kabupaten Sumenep. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan secara umum bahwa penerimaan tata rias pengantin Madura Lilin pada Masyarakat Kabupaten Sumenep masuk dalam kriteria tinggi.
Copyrights © 2018