Metahumaniora
Vol 12, No 1 (2022): METAHUMANIORA, APRIL 2022

Rekonstruksi Perempuan Jawa: Alih wahana Surti dan Tiga Sawunggaling karya Goenawan Mohamad Nella Putri Giriani

Nella Putri Giriani (Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perubahan konstruksi perempuan Jawa pada tokoh Surti dalam novel Surti+3 Sawunggaling (2018) yang merupakan alih wahana dari naskah drama monolog yang berjudul “Surti dan Tiga Sawunggaling”. Novel tersebut menghadirkan penambahan tokoh dan pengembangan cerita yang tidak ada dalam naskah monolog. Selain itu, adanya perbedaan antara novel dan naskah berupa perubahan sifat Surti menjadikan proses alih wahana ini menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini ialah menampilkan rekonstruksi perempuan Jawa dalam tokoh Surti yang memiliki sifat setia, bekti, sopan, legawa (menerima), penurut, dan pemaaf menjadi sosok Surti yang berbeda. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori alih wahana Sapardi Djoko Damono, teori gender dari Oakley, konsep perempuan Jawa dari Serat Cendrarini dan Centhini, serta konsep perempuan di keluarga Jawa dari Geertz. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa novel Surti+3 Sawunggaling memberikan “ruang” dan konstruksi yang berbeda bagi perempuan untuk “meruntuhkan” budaya Patriarki yang terdapat dalam keluarga Jawa.Kata kunci: novelisasi; perempuan jawa; gender; alih wahana

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

metahumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Metahumaniora adalah jurnal dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sejak tahun 2012 dan bertujuan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil riset yang telah dicapai dalam rumpun ilmu humaniora. Fokus dan ruang ...