Prinsipprinsip metodologi perancangan perangkat lunak menjadi basis proses rekayasa aplikasi bisnis telah banyak di terapkan. Dimana sebuah metodologi merupakan kerangka pijakan utama dalam perancangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Tahapantahapan dalam membangun sebuah perangkat lunak akan sangat berguna untuk memastikan apakah elemenelemen proyek pengembangan perangkat lunak telah dikelola dengan baik dan benar. Microsoft Solution Framework (MSF) sebagai metodologi alternatif perancangan perangkat lunak menggabungkan dua metodologi yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh untuk menghasilkan sebuah solusi perangkat lunak yang lebih dinamis dengan mengadopsi kelebihan dari masingmasing metodologi. Kedua metodologi tersebut adalah Waterfall dan Spiral. Metodologi Waterfall menggambarkan sebuah model proses yang statis dengan tahapantahapan berlapis yang menggunakan sebuah milestone sebagai transisi pada setiap tahap perancangan, sementara metodologi Spiral (iterative) menerapkan model proses secara sirkular tanpa adanya cekpoint atau milestone. Namun kelebihan metodologi spiral adalah mengenai kebutuhan pengembangan secara keberlanjutan dan adanya keterlibatan pemakai dalam pembangunan perangkat lunak sehingga perangkat lunak akan selalu berkembang dengan versi dan fitur yang lebih baru.
Copyrights © 2007