Metode kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang memiliki efektifitas yang tinggi. Kontrasepsi hormonal dengan menggunakan suntik yang paling sering digunakan adalah DMPA. Mekanisme kerja dari kontrasepsi suntikan DMPA adalah mencegah ovulasi.Banyak akseptor kontrasepsi suntik yang mengeluhkan adanya perubahan tekanan darah, hal ini karena banyak akseptor yang memakai kontrasepsi suntik dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik (Depo Medroksi Progesteron Asetat) DMPA dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Prabumulih Barat. Desain penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 69 orang, dengan menggunakan Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau (τ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adahubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik (Depo Medroksi Progesteron Asetat) DMPA dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Prabumulih Barat dengan nilai p = 0,025 (p < 0,05).Diharapkan akseptor KB suntik hendaknya banyak mengikuti informasi-informasi kesehatan, melalui media massa, elektronika dan media cetak serta penyuluhan oleh kader atau petugas kesehatan tentang metode kontrasepsi suntik dan efek sampingnya supaya ibu tahu kontrasepsi apa yang terbaik untuk dirinya
Copyrights © 2017