Coronavirus Disease 2019 (covid-19) berdampak besar bagi Provinsi DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian dan pemerintahan. Berita pemberlakuan kembali PSBB total di DKI Jakarta sebagai rem darurat lonjakan kasus covid-19 menimbulkan reaksi pro dan kontra dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan dan meringkas respon tweet masyarakat terhadap penerapan kembali kebijakan PSBB total di DKI Jakarta. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu 798 tweet dari twitter dengan kata kunci “PSBB”. Data tersebut diolah menggunakan software RStudio. Data tweet dikelompokkan menjadi tiga klaster, setiap klaster memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu terdiri dari kelompok mendukung, menolak, dan netral terhadap PSBB. Metode pengelompokan tweet menggunakan K-Means Clustering. Penelitian ini juga meringkas tweet di setiap klaster menggunakan metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 798 tweet yang digunakan, terdapat 44 persen tweet pada klaster menolak, 43 persen tweet pada klaster netral, dan 13 persen tweet pada klaster positif. Ringkasan kata penting pada klaster menolak terdiri dari kata “anjing”, “darurat”, “gajelas”, dan “sedih”. Ringkasan pada klaster netral terdiri dari kata “keliling”, “kelar”, “lapang”, dan “lumayan”. Sementara itu, ringkasan pada klaster mendukung terdiri dari kata “giat”, “sukses”, “fokus”, “pulih”, dan “sungguh”.
Copyrights © 2021