Biospecies
Vol. 9 No. 2 (2016): Juli 2016

Jumlah Sulur sebagai Penanda Diabetes Mellitus Tipe-2 Etnis Minangkabau

Syamsurizal Syamsurizal (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2016

Abstract

Abstrak. DMT-2 merupakan penyakit degeneratif yang sulit disembuhkan. Prevalensi diabetes di Indonesia menduduki peringkat ketujuh di dunia. Oleh karena itu upaya yang diperlukan untuk mencegah DMT-2 dengan mencari penanda genetik. Jumlah sulur ujung jari tangan dapat digunakan sebagai penanda genetik DMT2. Tujuan penelitian menemukan hubungan jumlah sulur  sebagai penanda genetik DMT-2. Metode penelitian case control dengan model cross sectional study dengan 66 DMT-2 dan 66 kontrol. Hasil penelitian jumlah sulur ujung  jari tangan DMT2 adalah 104,85 dengan SD ±30,02, pada kontrol 122,06 dengan SD ±29,54. Hasil uji-t dengan nilai p<0,05. Jumlah  sulur ujung  jari tangan kanan   DMT2 adalah 53,3 dengan SD ±15,4, sedangkan pada kontrol  63,2  dengan SD ±15,9. Jumlah  sulur ujung  jari tangan kiri DMT2 adalah 51,6 dengan SD ±15,9, pada kontrol 58,9  dengan SD ±15,5. Hasil uji anava didapatkan p<0,05. Hasil uji anava jumlah sulur setiap jari diperoleh p<0,05, kecuali jari V/kelingking. Dengan demikian terdapat hubungan jumlah sulur total sidik jari(TRC), jumlah sulur tangan kanan dan kiri serta   jumlah sulur setiap sidik jari dengan penderita DMT2 etnis Minangkabau, kecuali kelingking.   Kata kunci: jumlah sulur, DMT2 dan etnis Minangkabau

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

biospecies

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

The journal specializes in tropical biology research with a multidisciplinary scope encompassing zoology, botany, microbiology, ecology, environmental science, biotechnology, bioinformatics, and evolutionary biology. Distinct from conventional biology journals, BIOSPECIES emphasizes the integration ...