Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan keterampilan kerja ilmiah, materi IPA SMP, dan menggambarkan serta menjelaskan iklim pembelajaran IPA SMP pada wilayah Desa di Bali untuk pengembangan instrumen pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey dan observasi. Populasi penelitian adalah seluruh pihak yang berkepentingan (pihak penyelenggara pendidikan sains di SMP, siswa, dan kelompok pengguna lulusan SMP) yang berjumlah 466 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan lembar obsevasi. Data hasil kebutuhan kemampuan keterampilan kerja ilmiah, materi bidang IPA dan iklim pembelajaran IPA SMP pada wilayah Desa di Bali dikumpulkan berupa persentase skor persetujuan kebutuhan (keterampilan kerja ilmiah dan materi IPA) dan rerata katagori situasi menggunakan angket. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kebutuhan keterampilan kerja ilmiah dengan tanggapan ketiga kelompok responden (penyelenggara, siswa, dan pengguna) menunjukkan bahwa semua butir pada aspek kebutuhan keterampilan kerja ilmiah sangat diperlukan. Presentase keseluruhan butir dengan rerata 95% stakehorders. Kedua, isi/materi bidang IPA diperlukan dengan rerata dukungan 97,7% stakehorders. Ketiga, Hasil analisis data angket iklim pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik pada SMP wilayah Desa di Bali menyatakan bahwa secara keseluruhan iklim yang meliputi sarana dan prasarana belajar, fasilitas pendukung pengelolaan, suasana dan budaya belajar, dan propesionalisme guru tergolong baik (rerata skor 4,25 dari skor maksimus 5).
Copyrights © 2021