Di Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul banyak terdapat kegiatan pertambangan bahan galian industri terutama bahan galian batugamping. Dampak negatif akibat kegiatan ini salah satunya adalah peningkatan erosi pada lahan bekas penambangan. Masalah dari penelitian ini adanya tingkat erosi yang sangat tinggi akibat adanya penambangan karena tidak adanya vegetasi sehingga pada saat curah hujan tinggi mudah terjadinya erosi tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat erosi tanah serta memberikan arahan untuk prioritas konservasi lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah USLE. Untuk Pengujian sampel tanah di laboratorium menggunakan 3 metode yaitu walkey and black untuk kandungan organik, hydrometer untuk analisa tekstur tanah dan de boodt untuk permeabilitas tanah. Perhitungan tingkat bahaya erosi dengan persamaan USLE memiliki tingkat bahaya erosi dalam kategori kelas sangat ringan sampai dengan sangat berat. Nilai rata-rata laju erosi tanah dengan persamaan USLE sebesar 217,69 m3 /Ha/Tahun. Arahan prioritas konservasi lahan dilakukan berdasarkan tingkat bahaya erosi yang ada mulai dari kelas sangat berat ke kelas moderat. Penanganan erosi tanah dengan melakukan revegetasi di setiap lokasi yang perpotensi terjadinya erosi agar tingkat bahaya erosi pada area yang mengalami kerusakan lahan menjadi normal.
Copyrights © 2020