KURVATEK
Vol 7 No 1 (2022): Energy Management and Sustainable Environment

PEMODELAN DAERAH TANGKAPAN HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI GLOBAL MAPPER

Mohammad Fathur Rozi (Unknown)
Peter Eka Rosadi (Teknik Pertambangan, UPN Veteran Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

Daerah tangkapan hujan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sistem penyaliran tambang. Semakin luas daerah tangkapan hujan maka semakin banyak debit air limpasan yang akan masuk ke lokasi penambangan. Banyak cara yang dapat digunakan untuk membuat pemodelan daerah tangkapan hujan baik secara manual dengan melakukan digitasi menggunakan Global Positioning System maupun menggunakan bantuan aplikasi salah satunya adalah aplikasi Global Mapper. Pada dunia pertambangan, analisis daerah tangkapan hujan digunakan untuk mengontrol dan mengetahui debit air limpasan yang dapat mengganggu kegiatan penambangan. Tulisan ini dibuat untuk mempermudah pemodelan atau penentuan luas daerah tangkapan hujan dengan menggunakan aplikasi Global Mapper. Dengan menggunakan data elevasi dan morfologi yang terdapat pada Digital Elevation Model (DEM) maka dapat ditentukan luas dari daerah tangkapan hujan. Setelah mengetahui luas daerah tangkapan hujan, maka sistem penyaliran dapat dirancang dengan optimal.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

krvtk

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Earth & Planetary Sciences Electrical & Electronics Engineering Engineering Social Sciences

Description

Jurnal KURVATEK diterbitkan pertama kali tahun 2016 oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat pada Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. Jurnal ini mempunyai misi sebagai media pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang geologi, pertambangan, elektro, sipil, material ...