Merokok merupakan kebiasaan yang dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh manusia. Bahaya merokok tidak hanya berdampak bagi sang perokok tapi juga bisa menyerang orang yang tidak merokok dalam lingkungan tersebut.kurangnya pengetahuan mengenai bahaya merokok membuat para pelajar kurang memperhatikan pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap perubahan tigkat pengetahuan pada anak sekolah menengah pertama di SMPN 1 Palu dan SMPN 2 Palu tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode metode kuasi eksperimental dengan rancangan non randomize pre-test post-test dengan kelompok control (non equinalent control group).Data diperoleh melalui pemberian pretest dan posttest. Di lakukan analisis distribusi frekuensi menggunakan program SPSS 24. Hasil Menunjukkan kelompok kontrol menghasilkan median 28,50 dengan nilai minimum 17 dan maximum 36. Pada posttest menghasilkan median 31,00 dengan nilai minimum 14 dan maximum 39, nilai perubahan median sebesar 2,50. Pada kelompok eksperimen menghasilkan median 27,00 dengan nilai minimum 21 dan maximum 37. Pada posttest menghasilkan median 33,00 dengan nilai minimum 19 dan maximum 39, nilai perubahan median sebesar 6,00. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menunjukan ada pengaruh edukasi terhadap perubahan tingkat pengetahuan akan tetapi hasil uji Mann-Whitney menunjukan bahwa pengaruh edukasi tidak bermakna secara statistik. Dapat disimpulkan pada penelitian ini edukasi kesehatan belum terbukti dapat meningkatkan pengetahuan.
Copyrights © 2022