Latar belakang: Vulvae merupakan daerah yang sensitif dan mudah terinfeksi saat menstruasi karena kuman mudah masuk dan menimbulkan penyakit saluran reproduksi. Salah satu faktor resikonya akibat hygiene menstruasi yang buruk. Kebersihan daerah genetalia terutama pada saat menstruasi sering diabaikan oleh remaja. Pengabaian tersebut dapat menimbulkan infeksi seperti priritus vulvae. Tujuan: Mengetahui hubungan personal hygiene menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae pada mahasiswi. Metode: Desain dalam penelitian cross sectional. Sampel adalah mahasiswi STIK Siti Khadijah dengan teknik total sampling, instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Penelitian dilaksanakan tanggal 19-26 Oktober 2020 dengan jumlah 82 responden. Uji statistik digunakan chi square. Hasil: Terdapat 40 orang (48,8%) personal hygiene mentruasi kurang dan mengalami pruritus vulvae 47 orang (57,3%). Uji statistik ada hubungan bermakna personal hygiene mentruasi dengan kejadian pruritus vulvae nilai p value=0,000 (α<0,05). Saran: Diharapkan STIK Siti Khadijah memberikan edukasi pada mahasiswi pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi saat mentruasi dalam bentuk pemberian leaflet dan pemasangan poster disekitar kampus serta kegiatan seminar kesehatan reproduksi remaja. Kata Kunci: Personal Hygiene, Pruritus Vulvae
Copyrights © 2021