Indonesia merupakan Negara berkembang yang banyak melakukan pembangunaninfrastruktur. Pembangunan infrastruktur membutuhkan bahan struktural yang memilikikekuatan tinggi, bahan struktural yang paling sering digunakan adalah beton dengan kuat tekanawal yang tinggi. Untuk membuat beton mutu tinggi diperlukan semen dalam jumlah banyakdan jumlah FAS yang kecil. Semen Portland merupakan material yang sangat penting dalamproses pembuatan beton, namun dalam penggunaan semen Portland yang terlalu banyakmemiliki dampak yang kurang ramah terhadap lingkungan. Maka dalam penelitian inidigunakan semen GGBFS sebagai bahan pengganti sebagian fungsi semen pada campuranbeton. Penggunaan GGBFS dan bahan tambah diharapkan mampu mempengaruhi kuat tekanawal dan waktu pengerasan beton. Mix design direncanakan menghasilkan beton dengan kuattekan awal tinggi dengan menggunakan semen GGBFS. Variasi material yang digunakanadalah semen Narogong dan semen Tuban dengan subtitusi GGBFS sebesar 20%, 30% , 50%.FAS 0,25 dan 0,35 serta umur beton 8 jam. Benda uji silinder yang digunakan memiliki dimensi15 x 30 cm. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan semen GGBFS dan FAS berpengaruhterhadap kuat tekan awal beton. Penggunaan FAS dengan jumlah kecil menghasilkan nilai kuattekan awal yang lebih baik. Campuran semen Narogong menunjukkan nilai kuat tekan awalyang lebih tinggi dibandingkan dengan campuran semen Tuban. Campuran beton yangmemberikan nilai kuat tekan awal tertinggi terjadi pada kadar GGBFS 30% dan FAS 0,25dengan kuat tekan awal rata-rata sebesar 3,48 MPa.Kata kunci : kuat tekan awal, semen GGBFS, FAS, campuran beton.
Copyrights © 2022