Dalam al-Qur'an terdapat banyak cerita (kisah) yang terjadi jauh sebelum al-Qur'an diturunkan seperti kisah tentang rasul-rasul dan ummatnya sejak Adam hingga Muhammad. Para mufassir klasik seperti Tabari sering menceritakan secara detail kisah-kisah tersebut yang berdasarkan tidak hanya pada al-Qur'an, tapi lebih pada riwayat-riwayat. Masing-masing kisah sering mempunyai beberapa versi lengkap sebagaimana kisah-kisah Israiliyat. Berbeda dengan mufassir klasik, para mufassir modem cenderung tidak menceritakan secara lengkap cerita-cerita tersebut. Mereka mencoba untuk memahami bagian-bagian penting dari kisah-kisah tersebut dan menginterpretasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam kisah tersebut dalam konteks modern ini. Artikel ini mencoba untuk melihat pendekatan dua mufassir modem, yaitu Muhammad'Abduh dan 'A'ishah 'Abd al-Rahman Bint al-Shati', dalam Mengitepretasikan kisah kaum 'Ad, Thamud dan Fir'aun dalam al-Qur'an.
Copyrights © 2002