WALISONGO
Vol 22, No 1 (2014): “RELASI AGAMA DAN NEGARA (POLITIK)”

REFORMULASI HUBUNGAN AGAMA DENGAN NEGARA: Dialog Pemikiran Yusuf al-Qardhawy dengan Ulama Klasik tentang Politik Kenegaraan dan Implikasinya bagi Perpolitikan di Indonesia

hudi, Mashudi ( IAIN Walisongo Semarang)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2014

Abstract

This research describes the formulation want state politics and religious ties withthe country according to Yusuf al-Ulama Qardhawy and Classical. The results ofthe analysis of their thinking as outlined in his works, can be explained that Yusufal-Qardhawy reformulate the concept of the relationship between religion and thestate as well as the state political through and istiab syumuli method, a problem ofhow to resolve the impasse in state politics as well as the relationship betweenreligion and state product classical scholars thought. Reformulation of the conceptof the relationship between religion and the state is the solution to the stagnation(stagnation) patterns of thought classical scholars. The concept of state politics byYusuf al-Ulama Classical Qardhawy and there are points in common with theIndonesian state politics in the context of the present though not totally, so thatsome can be implemented to control the practice of politics in Indonesia latelyaway from religious ethics.***Penelitian ini ingin menjelaskan formulasi politik kenegaraan dan hubunganagama dengan negara menurut Yusuf al-Qardhawy dan Ulama Klasik. Hasilanalisis dari pemikiran mereka yang dituangkan dalam karya-karyanya, dapatdijelaskan bahwa Yusuf al-Qardhawy mereformulasi konsep hubungan agamadan negara serta politik kenegaraan tersebut melalui metode shumulī dan isti’ab,suatu cara menyelesaikan kebuntuan problematika politik kenegaraan sertahubungan agama dan negara produk pemikiran ulama klasik. Reformulasi konsephubungan agama dan Negara tersebut merupakan solusi atas stagnasi (kejumudan)corak pemikiran ulama klasik. Secara teoritis, konsep politik kenegaraanmenurut Yusuf al-Qardhawy dan Ulama Klasik terdapat titik kesamaan denganpolitik kenegaraan Indonesia dalam konteks sekarang meskipun tidak secaratotal, sehingga sebagian dapat diimplementasikan untuk mengendalikan praktikperpolitikan di Indonesia yang akhir-akhir ini jauh dari etika agama.Keywords: reformulasi, agama, negara, politik kenegaraan

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

wali

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Walisongo adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian IAIN Walisongo Semarang. Jurnal ini memiliki spesifikasi sebagai media untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang sosial keagamaan Islam. Jurnal ini terbit berkala setiap enam bulan sekali ...