Jurnal Farmasi Komunitas
Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL FARMASI KOMUNITAS

Profil Pengelolaan Terapi Hipertensi oleh Pasien Lansia di Wilayah Jawa Timur

Ghina Rosyida (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Alvira Titis Sari (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Bunga Izzatul Lutfiyah (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Ester Adelia Mianing (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Dhea Anansya Siammita (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Ellen Jelita Dewantari (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Naila Azka Fikriyah (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Ida Wayan Gede Bima Astawa (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Anissah Insyirah Idris (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Artian Putra Pratama Ramadhan (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Gede Aditya Dananjaya Suparta (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Liza Pristianty (Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2022

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular terbanyak kedua pada penduduk lansia di Jawa Timur  dan merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis. Sementara itu, regimen terapi hipertensi bersifat kompleks, seperti frekuensi pemberian yang sering maupun banyaknya obat yang harus diminum. Kepatuhan minum obat menjadi penting demi memperoleh tekanan darah yang terkontrol. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai profil pengelolaan terapi obat hipertensi pada lansia di wilayah Jawa Timur. Penelitian ini bersifat cross-sectional, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling. Kriteria inklusi responden adalah lansia yang sedang menjalani terapi hipertensi, berdomisili Surabaya, Sidoarjo, Malang, Lamongan, Nganjuk, Gresik, Jombang, Mojokerto, Pasuruan, dan Bojonegoro. Metode pengambilan data dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner online. Dari 95 responden penelitian ini, sebanyak 70,5% responden berusia ≥ 60 tahun, 51,6% biaya terapi menggunakan BPJS/Askes, 63,2% menderita hipertensi sejak 5 tahun atau lebih, diabetes merupakan penyakit penyerta terbanyak (48% dari responden dengan komorbid). Didapatkan pula sebanyak 67,4% responden rutin melakukan kontrol ke dokter. Obat hipertensi yang paling banyak diresepkan yaitu amlodipin (54,71%). Lebih dari setengah responden rutin mengonsumsi obat hipertensi sesuai anjuran (77,9 %) dan pengobatan dipantau oleh keluarga (86,4%). Alasan yang paling banyak dari tidak rutin menggunakan obat adalah karena merasa kondisinya sudah baik (18,9%).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JFK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

The aim of Jurnal Farmasi Komunitas (JFK) is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in pharmacy practice. JFK publishes articles in pharmacy practice area including: 1. Clinical and Community Pharmacy 2. ...