INTEKNA
Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52

ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PADA ABUTMEN JEMBATAN SEI. TATAH BANGKAL SUATU SIMULASI

fathurrozi fathur rozi (politeknik negeri banjarmasin)



Article Info

Publish Date
30 May 2020

Abstract

Jembatan Tatah Bangkal berada diatas sungai dimana tanah disekitar area jembatan berupa lapisan tanah lunak dengan nilai daya dukung tanah relative rendah, sehingga diperlukan pemilihan pondasi yang sesuai untuk jembatan tersebut. Dipilihnya pondasi tiang karena kedalaman lapisan tanah keras berada pada kedalaman antara 41,00m sampai dengan 48,00 m dari permukaan tanah. Analisa daya dukung pondasi tiang dilakukan dengan beberapa metode diantaranya metode Schmertmann-Nottingham (1975) dan metode langsung (Direct Cone Method) berdasarkan data sondir, dan metode Mayerhoff (1956) berdasarkan data SPT, Untuk perhitungan effisiensi kelompok menggunakan 3 metode yaitu metode Conversi-Labarre, metode Los Angeles Group dan metode Seiler-Keeney. Daya dukung pondasi tiang yang berdasarkan data sondir dengan menggunakan metode Schmertmann-Nottingham (1975) diperoleh Qult titik1 589,98 ton dan titik2 558,99 ton, dengan menggunakan metode DCM diperoleh Qult titik1 935,20 ton dan Qult titik2 897,34 ton, sedangkan berdasarkan data SPT dengan metode Mayerhoff (1956) diperoleh Qult titik1 852,56 ton dan Qult titik2 837,15 ton. Effisiensi kelompok tiang didapat dengan menggunakan metode Conversi-Labarre 0,722, metode Los Angeles Group 0,75 dan metode Seiler-Keeney 0,793. Daya dukung ijin kelompok tiang yang diijinkan, Qall=2260,11 ton.Abutmen jembatan yang duduk diatas tiang group ini mampu memikul jembatan gelagar baja komposit kelas A bentang 25 meter dengan beban maksimum per abutmen sebesar 706,22 ton.

Copyrights © 2020