Acta Pharmaceutica Indonesia
Vol. 39 No. 3 & 4 (2014)

Penentuan Kadar Resistin dan Korelasinya dengan Beberapa Parameter Klinik pada Kondisi Normal Dan Kurang Tidur

Rianti Nurpalah (1 Prodi D III Analis Kesehatan STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, Jl. Cilolohan No. 36 Tasikmalaya, 2 Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10 Bandung.)
Tutus Gusdinar Kartawinata (Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10 Bandung.)
Elin Julianti (Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10 Bandung.)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2014

Abstract

Resistin merupakan suatu molekul yang berperan penting dalam patofisiologi beberapa penyakit seperti obesitas, diabetes mellitus dan aterosklerosis yang merupakan faktor resiko penyakit kardiovaskuler. Kadar resistin di dalam serum berperan dalam menghubungkan obesitas dengan diabetes dan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar resistin dan korelasinya dengan beberapa parameter klinik pada subyek normal dan kurang tidur. Diperoleh profil yang terdistribusi normal untuk hasil pemeriksaan dengan nilai p> 0,05. Hasilnya tidak ada korelasi antara konsentrasi serum resistin dengan beberapa parameter klinik yang diperiksa tetapiterdapat perbedaan hasil pemeriksaan antara subyek tidur normal dengan kurang tidur pada semua parameter, namun yang berbeda signifikanhanya konsentrasi resistin dengan p=0,010.Kata kunci: resistin, subyek normal, kurang tidur.AbstractResistin is a molecule that plays an important role in several pathophysiological conditions such us obesitas, diabetes mellitus and aterosklerosis is a risk factor cardiovascular diseases. The level of resistin in serum plays a role in connecting obesity to diabetes and insulin resistance. The aims of this study was to determine serum resistin levels andtheir correlation to the several clinical parameters in normal subjects and sleep-deprived subject. A profil normal distribution was retrived for the result of examination, with a value of p> 0.05. The result showed that there was no significant correlation between serum resistin concentrations with several examined clinical parameters but there are differences in examination results between subjects with normal sleep and sleep deprivation on all parameters, but the significant difference was only parameter of resistin concentrations with p= 0.010.Keywords: resistin, normal subject,sleep deprivation.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

acta

Publisher

Subject

Description

Acta Pharmaceutica Indonesia merupakan jurnal resmi yang dipublikasikan oleh Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung. Jurnal ini mencakup seluruh aspek ilmu farmasi sebagai berikut (namun tidak terbatas pada): farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi, bioteknologi farmasi, serta farmakologi ...