Tulisan ini meneliti tentang penerimaan teknologi dan evaluasi penggunaan koleksi digital oleh pemustaka di Library and Knowledge Center (LKC)[1], Universitas Bina Nusantara. Tujuan dilakukan penelitian tersebut untuk mengetahui kesiapan rencana transformasi digital koleksi LKC baik dari sisi pemustaka maupun pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan survei ke 444 sampel. Pengumpulan data juga diperkuat dengan melakukan wawancara terhadap beberapa pustakawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemustaka sudah siap dengan transformasi digital koleksi LKC. Akan tetapi dari sisi LKC perlu perencanaan yang matang, terutama dalam hal sosialisasi[1] Berikutnya akan disingkat menjadi LKC saja
Copyrights © 2022