Publika
Vol 3 No 3 (2015)

PELAYANAN KIOS 3 in 1 DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELATIHAN KERJA MOJOKERTO




Article Info

Publish Date
12 May 2015

Abstract

Presentase tingkat pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur mengalami kenaikan pada tahun 2013 diakibatkan tidak sesuainya kompetensi yang dimiliki tenaga kerja dengan pasar kerja. Salah satu strategi Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penerapan sistem 3 in 1 di setiap Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja. Sistem 3 in 1 merupakan kebijakan yang menggabungkan kegiatan pelatihan, sertifikasi, dan penempatan menjadi suatu kegiatan terpadu. Guna mempermudah pelaksanaan kebijakan sistem 3 in 1 tersebut dibuatlah pusat pelayanan yang disebut Kios 3 in 1 di setiap UPT Pelatihan Kerja, tidak terkecuali UPT Pelatihan Kerja Mojokerto. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelayanan Kios 3 in 1 yang berada di UPT Pelatihan Kerja Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu fokus penelitian ini adalah pelayanan pada Kios 3 in 1 di UPT Pelatihan Kerja Mojokerto yang dilihat dari 5 prinsip penyelenggaraan pelayanan publik, yaitu tangible (terjamah), reliable (handal), responsiveness (pertanggungjawaban), assurance (jaminan), empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pada Kios 3 in 1di UPT Pelatihan Kerja Mojokerto dapat dikatakan sudah cukup baik jika dilihat dari prinsip tangible (terjamah) yang meliputi kemampuan fisik, peralatan, personil dan komunikasi material, reliable (handal) yang menyangkut kemampuan petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan dengan cepat, tepat, dan konsisten, responsiveness (pertanggungjawaban) menyangkut ketanggapan petugas pelayanan maupun stakeholder terkait dalam merespon keluhan pengguna layanan, assurance (jaminan) meliputi kompetensi dan sikap petugas pelayanan, empathy (empati) yang berkaitan dengan kemauan dan kesediaan petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan sepenuh hati. Namun, masih terdapat sedikit kekurangan pada prinsip pelayanan responsiveness terkait tidak adana kotak saran dan website khusus untuk menampung keluhan dari pengguna layanan dan berkaitan dengan prinsip reliable yang terletak pada kurang sadarnya pengguna layanan terhadap pentingnya informasi yang didapatkan melalui SMS sehingga informasi yang hendak disampaikan tidak dapat tersampaikan dengan baik. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Kios 3 in 1

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

publika

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its ...