Seiring bertumbuhnya jumlah penduduk disebuah perkotaan karena laju pertumbuhan yang relatif tinggi dan adanya urbanisasi yang cukup deras maka hal tersebut menimbulkan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor sebagai penunjang aktifitas masyarakat yang berakibat semakin menumpuknya alat transportasi pribadi hingga memunculkan dampak negatif yang sangat serius yaitu kemacetan lalu lintas kendaraan bermotor.Volume kendaraan yang semakin meningkat mengakibatkan kapasitas jalan menjadi semakin kecil jika tidak diimbangi dengan peningkatan jaringan dan kapasitas jalan mengindikasikan bahwa sistem jaringan jalan secara mayoritas sudah tidak sanggup lagi mengimbangi pertumbuhan volume kendaraan.Kemacetan lalu lintas terjadi di setiap kota besar seperti Jakarta, Surabaya , Medan, Makassar dan lainnya. Sebagai salah satu kota besar di Indonesia,Surabaya.Dinas perhubungan Kota Surabaya harus senantiasa terus memikirkan upaya untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di Surabaya agar tidak semakin parah di kemudian hari yang akan sangat merugikan bagi warga kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dilakukan melalaui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Yang diikuti dengan fokus penelitian menggunakan teori strategi mengatasi kemacetan lalu lintas yang diungkapkan oleh Rahardjo Adisasmita dan Sakti Adji Sasmita meliputi: Menciptakan Kebijakan Transportasi Perkotaan yang Komprehensif ,Melakasanakan Manajemen Lalu lintas yang Efektif, Mengoperasikan Sarana Angkutan Umum yang Tepat Kapasitas,Pembangunan Prasarana Transportasi yang Berkapasitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah melakukan berbagai upaya dan memiliki stratetegi ke depan dalam mengurangi kemacetan di Kota Surabaya.Hal tersebut dapat di ketahui dengan dari kebijakan transportasi perkotaan yang komprehensif sehingga nantinya akan mengedepankan pelayanan yang baik bagi masyarakat.Dalam melaksanakan manajemen lalu lintas yang efektif telah dilakukan dengan melaksanakan pengaturan lalu lintas yang bertujuan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas.Mengoperasikan sarana angkutan umum yang tepat kapasitas sangat diperlukan dalam upayanya mengurangi kemacetan,Dinas Perhubungan Surabaya telah memiki rencana dengan mengoperasikan trunk dan feeder ditambah mengoperasikan angkutan umum massal cepat seperti monorel,trem dan MRT.Untuk mendukung sarana transportasi dibutuhkan pula Prasarana yang tepat kapasitas,Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah melakukan perawatan dan mempercantik halte di Surabaya dan mempunyai rencana membangun halte,terminal dan gedung parkir baru. Kata kunci : Kemacetan,Transportasi,Strategi
Copyrights © 2015