Publika
Vol 4 No 2 (2016)

MANAJEMEN STRATEGI PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN KOTA (STUDI DI DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA SURABAYA)




Article Info

Publish Date
26 Jan 2016

Abstract

Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dilakukan untuk mengatasi masalah polusi udara di perkotaan dengan menambah taman dan melestarikan area taman serta melalukan penghijauan di sekitar lahan-lahan kosong, diantaranya dengan dilaksanakannya musyawarah masyarakat desa yang di lakukan oleh dinas kebersihan da Pertamanan kota Surabaya kepada warga masyarakat untuk sadar akan pentingnya ruang terbuka hijau bagi lingkungan sekitar. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan kota secara khusus mengamanatkan perlunya penyediaan dan pemanfaatan ruang terbukaq hijau ditetapkan paling sedikit 30% dari luas wilayah kota dan Peraturan Menteri PU Nomor 05 Tahun 2008 tentang pedoman penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen strategi dinas kebersihan dan pertamanan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau di perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori manajemen strategi menurut J. David Hunger dan Thomas L. Wheleen yang terdapat 4 (empat) elemen dasar untuk focus penelitiannya antara lain pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi serta evaluasi dan control. Diantaranya dengan melihat peluang, ancaman, kekuatan dan meminimalkan factor kelemahan di lingkungan dinas kebersihan dan pertamanan kota Surabaya. Teknis analisis data mengacu pada analisis menurut Miles dan Huberman dengan mengumpulkan reduksi data, penyajian data dan annalisi data. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa pengelolaan ruang terbuka hijau yang dilakukan oleh pihak berwenang yaitu dinas kebersihan dan pertamanan kota Surabaya telah melakukan upaya manajemen strategi dalam penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di perkotaan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh dinas kebersihan dan pertamanan adalah dengan memaksimalkan ruang terbuka hijau yang ada di perkotaan dengan memanfaatkan taman taman kota dan melakukan penghijauan di sekitar lahan-lahan kosong serta penyuruhan ke masyarakat dengan melakukan musyawarah masyarakat desa. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas kebersihan dan pertamanan kota Surabaya sudah memaksimalkan mungkin melakukan pengelolaan taman serta penambahan ruang terbuka hijau di kota Surabaya. Demikian juga masih terdapat kendala seperti hal nya kurang sadarnya masyarakat akan pentingnya ruang terbuka hijau bagi lingkungannya. untuk meningkatkan ruang terbuka hijau dengan bersosialisasi kepada masyarakat dan warga lain akan pentingnya ruang terbuka hijau di perkotaan. Kata kunci :Manajemen Strategi, ruang terbuka hijau.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

publika

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its ...